OBJEK WISATA PACU JAWI KABUPATEN TANAH DATAR SUMATERA BARAT (SUMBAR)






















OBJEK WISATA PACU JAWI KABUPATEN TANAH DATAR SUMATERA BARAT (SUMBAR)

OBJEK WISATA PACU JAWI KABUPATEN TANAH DATAR SUMATERA BARAT (SUMBAR)

Pacu Jawi atau yang bisa disebut sebagai balap sapi di dalam bahasa Indonesia merupakan sebuah perlombaan balap sapi yang biasa diselenggarakan bergiliran dalam empat minggu berturut-turut di empat buah kecamatan yang terdapat di wilayah Kabupaten Tanah Datar. Berbagai kecamatan yang biasa ambil bagian adalah Kecamatan Rambatan, Kecamatan Pariangan, Kecamatan Sungai Tarab, dan Kecamatan Lima Kaum. Perlombaan Pacu Jawi ini biasanya diadakan pada setiap tahun dan selalu dipadukan dengan berbagai bentuk atraksi seni sesuai dengan budaya Minangkabau; seperti berbagai jenis tarian, bapasambahan, silat, randai, dan kegiatan lainnya sehingga event tersebut sudah menjadi pesta besar atau alek bagi masyarakat Minangkabau.

Pacu Jawi kabarnya juga telah telah dimulai sejak 400 tahun lalu yang pada awalnya menjadi sebuah kegiatan yang biasa dilakukan oleh para petani setelah mereka menyelesaikan musim panennya untuk bisa mengisi waktu luang dan juga menjadi sebuah sarana hiburan tersendiri bagi masyarakat Minangkabau. Pacu Jawi ini juga berbeda dengan karapan sapi yang terdapat di pulau Madura yang biasanya diselenggarakan di area lintasan yang kondisinya kering. Event Pacu Jawi ini biasanya diselenggarakan di area persawahan milik masyarakat setempat dan biasanya dilakukan sehabis panen dan sawah tersebut masih dalam kondisi yang berlumpur. Uniknya, sepasang sapi yang diperlombakan hanya berlari sendiri tanpa adanya lawan, sebagaimana perlombaan yang berhubungan balapan lainnya.

Masih banyak masyarakat yang masih belum mengetahui bagaimana caranya mengadakan penilaian dan memilih jawi terbaik yang akan dinyatakan sebagai pemenang. Teknis penilaiannyapun penuh dengan berbagai filosofi dan juga berbagai nilai yang baik. Adapun jawi yang terpilih menjadi jawi terbaik adalah jawi yang bisa berjalan dengan lurus dan tidak miring serta tidak melenceng ke mana-mana dan tentunya akan lebih baik lagi jika jawi tersebut bisa menuntun temannya sampai berjalan dengan lurus. Intinya, jawi yang kuat merupakan jawi yang akan menang. Event ini biasanya juga banyak dikunjungi para fotografer dunia setelah seorang fotografer asal China yang bernama Wei Seng Chen memenangkan kontes World Press Photo 2013 dengan hasil jepretannya yang bertema Pacu Jawi Sumatera Barat ini.

Kami segenap kontributor promo-jitu.com, banyak berterima kasih atas segala bentuk apresiasi anda yang telah membaca dan juga telah memperhatikan setiap artikel kami yang terbaru dan terupdate di situs ini. Kami juga berharap semoga artikel kami mengenai OBJEK WISATA PACU JAWI KABUPATEN TANAH DATAR SUMATERA BARAT (SUMBAR) yang terdapat di atas bisa bermanfaat serta menambah wawasan anda semua.










Dan kami sangatlah berterimakasih sekali kawan-kawan para pengunjung tentang pendaftaran online mahasiswa dan mahasiswi baru untuk tahun 2018-2019 bulan ini, dan sekirany bila kawan-kawan tidak keberatan dri postingan yang admin buat ini kami mohon jugalah kiranya untuk bantu di share atau dibagikan halaman blog ini ke seluruh kawna-kawan yang lagi membutuhkan informasi pendaftaran mahasiswa baru untuk tahun 2015 ini dan nantinya agar nantinya juga bisa dibaca oleh seluruh kawan-kawan kita yang lain dan mereka juga nanti bisa membaca informasi ini lagi dan semoga bermanfaat hendaknya dan bisa bermanfaat buat mereka semua kita, terima kasih sudah membaca informasi pendaftaran online mahasiswa baru online untuk tahun akademik 2018-2019 ini.