Suka Wisata Indonesia

OBJEK WISATA PACU ITIAK AUR KUNING KABUPATEN LIMA PULUH KOTA SUMATERA BARAT (SUMBAR)





















OBJEK WISATA PACU ITIAK AUR KUNING KABUPATEN LIMA PULUH KOTA SUMATERA BARAT (SUMBAR)

OBJEK WISATA PACU ITIAK AUR KUNING KABUPATEN LIMA PULUH KOTA SUMATERA BARAT (SUMBAR)

Pacu Itiak merupakan sebutan untuk sebuah agenda yang sering digelar secara rutin di kawasan Kabupaten Lima Puluh Kota, dan juga di Kota Payakumbuh. Di kawasan ini, Itiak tidak hanya dijadikan untuk bahan yang disajikan sebagai lauk saat masyarakat disana menyantap nasi, Akan tetapi, binatang yang bisa berenang ini juga dilatih agar bisa terbang dan kemudian bisa menjadi sebuah hiburan bagi masyarakat setempat. Tradisi Pacu Itiak di daerah Payakumbuh ini sudah dimulai sejak dari tahun 1028 Masehi. Saat itu, para petani di daerah Aur Kuning, kota Payakumbuh dan juga di Kenagarian Sicincin memulai agenda ini sebagai ajang untuk menghalau itik yang sering memakan tanaman padi. Itik-itik yang dihalau tersebut kemudian akan terbang ke dataran rendah di sawah lain yang posisinya lebih rendah. Itik-itik yang terbang terbang tersebut kemudian bisa menjadi sebuah hiburan tersendiri untuk para petani, dan akhirnya diadakanlah lomba Pacu Itiak yang terbuka untuk umum.

Saat acara Pacu Itiak diadakan, maka itik tersebut dipegang oleh para pemilik itik dan kemudian dilemparkan ke udara sehingga itik tersebut akan terbang bebas ke udara sampai akhirnya menuju garis finish yang sudah disepakati secara bersama sebelumnya. Seminggu sebelum saat itik tersebut diperlombakan, itik-itik yang ikut lomba tersebut dikurung dan kemudian hanya diberi makanan berupa padi dan telur. Itik ini juga diajarkan terbang di setiap petangnya. Itik-itik yang mengiikuti perlombaan tersebut merupakan itik-itik yang telah terlatih dan memiliki kemampuang untuk terbang sampai sejauh 2 KM. Biasanya, terdapat tiga buah tingkatan jarak yang diperlombakan, yaitu berupa jarak 800 meter, 1600 meter, dan yang paling jauh adalah 2000 meter. Pemenangnya akan ditentukan berdasarkan itik yang mampu untuk terbang lurus dan tercepat hingga mencapai garis finish yang telah ditentukan tadi.

Itik yang diperlombakan tersebut biasanya memiliki usia pada rentangan empat sampai enam bulan. Itik ini biasanya memiliki kesamaan pada warna paruh dan juga kakinya, sama-sama memiliki leher yang pendek, memiliki sayap yang lurus dan mengarah ke atas, dan jumlah giginya yang ganjil sertajuga memiliki ujung kaki yang mempunyai sisik kecil. Harga seekor itik pacuan tersebut berada pada kisaran seratus ribu sampai satu juta rupiah. Perlombaan ini biadanya digelar di sebelas buah gelanggang berbeda yang terdapat di Kota Payakumbuh dan juga Kabupaten Lima Puluh Kota. Gelanggang tersebut antara lain; Ara Kuning, Padang Cubadak, Tigo Balai, Tunggul Kubang, Padang Alai, dan juga di Bodi Aia Tabik. Biasanya, perlombaan Pacu Itiak ini diselenggarakan pada bulan Desember di setiap tahunnya.

Kami segenap kontributor promo-jitu.com, banyak berterima kasih atas segala bentuk apresiasi anda dalam membaca serta juga menyimak setiap artikel kami yang terbaru dan terupdate di situs ini. Kami juga berharap semoga artikel kami mengenai OBJEK WISATA PACU ITIAK AUR KUNING KABUPATEN LIMA PULUH KOTA SUMATERA BARAT (SUMBAR) yang terdapat di atas dapat memberikan manfaat dan juga bisa menambah wawasan anda semua.









#UNBK #UJIAN NASIONAL BERBASIS KOMPUTER #S1 #S2 #S3 #D1 #D2 #D3 #D4 #Jalur Reguler #Jalur Non Reguler #Akreditasi #Jurusan #Pembukaan #Brosur #Mata Kuliah #Biaya Uang Semester #Syarat-syarat Pendaftaran #Jadwal Daftar Ulang #Alamat Kampus #Fakultas #Universitas #Perguruan Tinggi Negeri #Perguruan Tinggi Swasta #Waktu Pendaftaran #Biaya Uang Kuliah #Biaya Pendaftaran #Jadwal Tes #Jadwal Daftar Ulang #Pengumuman SBMPTN #Info SNMPTN #UM-PTKIN #UMPN #nomor telpon #no telfon #nomor telepon #Bidikmisi