Inilah Mukjizat Al-Quran Yang Sebenarnya






















Mengenal Mukjizat Al-Quran


Kajian Islami Promo-Jitu.com - Dalam postingan kali ini saya akan membahas tentang mukjizat dan macam-macam mukjizat yang diturunkan kepada nabi-nabi. Pertama saya akan menjelaskan pengertian dari mukjizat itu sendiri    "Secara bahasa kata mukjizat diambil dari bahasa Arab a’jaza-i’jaz yang berarti melemahkan atau menjadikan tidak mampu. sedangkan menurut istilah mukjizat ialah sebuah kejadian yang terdapat diluar kebiasaan yang disertai oleh tantangan.”

Mukjizat didefinisikan oleh para ahli agama Islam ialah sesuatu hal atau sebuah kejadian yang menakjubkan yang terjadi melalui seorang yang mengakui dirinya sebagai nabi, sebagai bukti kenabiannya yang ditantangkan terhadap masyarakat yang ragu atas kenabiannya, untuk melakukan hal yang sama seperti membuat kejadian atau peristiwa yang menakjubkan, tetapi mereka tidak mampu menjalani tantangan tersebut, ada juga yang berpendapat bahwa mukjizat didefinisikan sebagai sesuatu yang luar biasa yang ditunjukan Allah melalui para nabi dan rasul-Nya, sebagai suatu bukti atas kebenaran pengakuan kenabian dan kerasulannya.

Secara garis besar, mukjizat dapat dibagi dalam dua macam, yaitu mukjizat yang bersifat material inderawi (hissy) dan mukjizat logis rasional (aqliy). Material Inderawi ialah pada umumnya terjadi pada nabi-nabi Bani Isra’il. Sementara mukjizat logis rasional ialah kebanyakan mukjizat nabi umat sekarang. (Hasni, 1999:311)

Tatkala syari’at yang dibawa Nabi Muhammad diperuntukan bagi umat sepanjang zaman hingga sampai hari kiamat, oleh karena itu diturunkan mukjizat yang logis dan dapat dibuktikan  sepanjang zaman pula. Dalam hal ini, Rasulullah SAW. bersabda “Setiap nabi Bani Isra’il diberi mukjizat yang apabila ditampakan, berimanlah mereka. Sementara yang diberikan kepadaku adalah wahyu (Al-Qur’an). Maka, Aku berharap memiliki pengikut paling banyak.” (Hasni, 1999:311)

Dari hadis Nabi tersebut, menurut salah satu pendapat ialah sebuah mukjizat para nabi Bani Isra’il akan pudar karena berakhirnya masa kenabian mereka. Maka, hanya orang yang ada pada masa tersebut yang bisa menyaksikannya. Sedangkan mukjizat Al-Qur’an akan terus dirasakan sampai akhir kiamat karena memiliki suatu aspek kemukjizatan ialah sebuah keindahan redaksi dan balagah-nya serta ramalan-ramalannya tentang hal-hal yang gaib. Ramalan tersebut sudah terbukti kebenarannya pada setiap zaman yang dilaluinya. Dan ini pasti menunjukan suatu kebenaran dakwah yang diberikan oleh Nabi.

Sebagai contoh dari mukjizat hissy atau material indrawi ialah Perahu Nabi Nuh yang dibuat atas petunjuk Allah sehingga mampu bertahan dalam ombak dan gelombang yang demikian dahsyat dan sangat besar; tidak terbakarnya Nabi Ibrahim a.s. dalam kobaran api yang sungguh besar, berubah bentuknya tongkat Nabi Musa a.s. menjadi ular. Dan lain-lain, semua itu ialah termasuk material indrawi. Ini berbeda dengan mukjizat Nabi Muhammad SAW. yang sifatnya bukan indrawi atau material, akan tetapi dapat dimengerti oleh akal” (Anwar, 2004:196)

Selanjutnya saya akan menjelaskan tentang dalil-dalil yang menyatakan bahwa Al-Qur’an al-Karim suatu mu’jizat yang paling besar bagi nabi kita Muhammad saw serta bukti-bukti ketidak sanggupan para fushah dan para bulagha menandinginya, diperlukan pembahasan yang mendalam untuk memahami Al-Qur’an.

Sifat-sifat Al-Qur’an yang menjadikannya sebagai kitab Allah yang terakhir terus menerus dapat dipergunakan dan terus-menerus sesuai dengan segenap masa, tempat dan keadaan, seperti juga tentang ilmu-ilmu yang terdapat didalam Al-Qur’an  juga sangat diperlukan oleh umat islam. Lebih lagi diperlukan untuk menghadapi orang lain untuk menolak hujjah-hujjah mereka.

Kebanyakan diantara ulama-ulama besar yang telah ada jasa menguraikan soal-soal tersebut, di antaranya beliau-beliau yang telah membahas soal mukjizat Al-Qur’an tersebut ialah Ibnu Hazm dalam kitab Al-fishal, Al-Mawardy dalam kitab A’lam an-Nubuwah, Iyadh dalam Asy-Syifa, Ibnu Taimiyah di penghujung kitab Al-Jawab ash-shahih, Abu Qasim al-Ashfahany dalam muqadimmah tafsirnya dan Ibnu Rusyd.(Shiddieqy, 2010:125)

  Firman Allah swt:
“Dan mereka berkata: “Mengapa tidak diturunkan kepadanya beberapa ayat dari Tuhannya?” katakanlah, sesungguhnya ayat itu dari sisi Allah dan sesungguhnya aku seorang pemberi khabar takut yang nyata. Apakah tidak cukup bagi mereka, bahwasanya kami telah menurunkan kepada engkau Al-kitab yang dibacakan untuk mereka.” (QS. Al-Ankabut 29: 50-51)

Itulah penjelasan dari penjelasan kajian islam dari promo-jitu.com yang judul tentang

SUMBER
Anwar, Rosihon. 2004. Ulumul Quran. Bandung: Pustaka Setia
Anwar, Rosihon. 1999. Ilmu-ilmu Al-Quran. Bandung: Pustaka Setia
Ash-Shiddieqy, Tengku. 201. Ilmu Al-Quran dan Tafsir. Semarang: Pustaka Rizki Putra










Dan kami sangatlah berterimakasih sekali kawan-kawan para pengunjung tentang pendaftaran online mahasiswa dan mahasiswi baru untuk tahun 2018-2019 bulan ini, dan sekirany bila kawan-kawan tidak keberatan dri postingan yang admin buat ini kami mohon jugalah kiranya untuk bantu di share atau dibagikan halaman blog ini ke seluruh kawna-kawan yang lagi membutuhkan informasi pendaftaran mahasiswa baru untuk tahun 2015 ini dan nantinya agar nantinya juga bisa dibaca oleh seluruh kawan-kawan kita yang lain dan mereka juga nanti bisa membaca informasi ini lagi dan semoga bermanfaat hendaknya dan bisa bermanfaat buat mereka semua kita, terima kasih sudah membaca informasi pendaftaran online mahasiswa baru online untuk tahun akademik 2018-2019 ini.